Prabowo Enhances Economic Relations at ASEAN Summit

by -215 Views

Pada hari pertama KTT ASEAN ke-46, Presiden Indonesia Prabowo Subianto memanfaatkan waktu dengan baik dengan menghadiri sidang pleno dan mengadakan serangkaian pertemuan bilateral dengan pemimpin Asia Tenggara lainnya di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC). Pertemuan tersebut termasuk pertemuan dengan Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong Shyun Tsai pada Senin (26 Mei). Diskusi tertutup antara Presiden Prabowo dan kedua pemimpin tersebut berlangsung produktif dan hangat, dengan fokus utama pada peningkatan kerja sama ekonomi.

Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut didampingi oleh anggota tim ekonomi dan diplomatinya yang kunci, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Koordinator Investasi dan Hilirisasi Rosan P. Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menteri Luar Negeri Sugiono menekankan bahwa pembicaraan bilateral menyoroti perlunya meningkatkan kerja sama terutama dalam bidang ekonomi.

Sugiono mengungkapkan, “Presiden telah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Laos dan Perdana Menteri Singapura. Kedua pertemuan tersebut menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi, terutama dalam aspek ekonomi kunci.” Pendekatan yang diambil Indonesia dalam KTT ini menunjukkan komitmen untuk membangun kemitraan yang nyata dan berkelanjutan di tingkat regional.

Setelah pertemuan bilateral, Presiden Prabowo bergabung kembali dengan pemimpin ASEAN lainnya dalam sesi utama KTT untuk menandatangani Deklarasi Kuala Lumpur tentang ASEAN 2045: Masa Depan Bersama Kita. Semua kepala negara dan pemerintahan yang hadir secara berurutan menandatangani deklarasi tersebut. Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, yang hadir sebagai pengamat, juga menyaksikan penandatanganan tersebut. Kehadiran Timor-Leste, sekalipun bukan anggota penuh ASEAN, menunjukkan komitmen wilayah tersebut terhadap keterbukaan dan inklusivitas.

Dengan diplomasi aktifnya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk memainkan peran sentral dalam membangun ASEAN yang lebih bersatu, terintegrasi, dan kompetitif di masa depan.

Source link