Nissan merencanakan pencabutan beberapa pabrik produksi sebagai bagian dari rencana pemulihan “Re:Nissan.” Salah satu pabrik yang akan ditutup adalah Pabrik Oppama di Jepang. CEO baru Ivan Espinosa menyatakan bahwa keputusan ini sulit namun diperlukan. Pabrik Oppama akan ditutup setelah tahun fiskal Jepang 2027. Produksi model dan kendaraan yang semula dijadwalkan di Oppama akan dialihkan ke lokasi Kyushu.
Pabrik Oppama telah beroperasi sejak tahun 1961 dan telah meluncurkan lebih dari 17,8 juta kendaraan selama 64 tahun terakhir, termasuk model Note, Note Aura, Leaf listrik, Cube, March, dan Datsun Bluebird. Penutupan ini akan berdampak pada sekitar 2.400 karyawan dari Nissan. Hal ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengurangi tenaga kerja global hingga 20.000 orang pada akhir tahun fiskal 2027.
Nissan juga berencana untuk menyederhanakan operasinya dengan mengurangi jumlah platform kendaraan dan kompleksitas suku cadang. Dalam upaya untuk mengurangi kapasitas produksi global, Nissan akan menutup beberapa pabrik, termasuk Oppama. Meskipun pabrik ditutup, fasilitas lain seperti pusat penelitian, fasilitas uji tabrak, dan dermaga tetap akan beroperasi.
Perubahan ini merupakan bagian dari rencana restrukturisasi yang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya perusahaan. Nissan sedang mengevaluasi opsi masa depan untuk situs Oppama, sementara upaya pemangkasan biaya terus dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk. Tidak hanya di bidang manufaktur, pengurangan biaya juga akan dialakukan di bidang penjualan, umum, dan administrasi.




