Mercedes Desak Eropa Batalkan Larangan Mesin Bensin

by -238 Views

Beberapa minggu lalu, CEO Mercedes mengungkapkan pandangannya tentang masa depan industri mobil di Eropa. Ola Källenius menyampaikan kekhawatiran terhadap larangan penjualan mobil baru dengan mesin pembakaran yang akan diberlakukan pada tahun 2035. Sebagai Presiden ACEA, Källenius mendorong Presiden Komisi Eropa untuk meninjau keputusan tersebut. Dalam surat terbuka kepada Ursula von der Leyen, ia berpendapat bahwa dunia telah berganti sejak keputusan larangan itu diumumkan beberapa tahun lalu. Meskipun komitmen industri mobil mencapai netralitas karbon pada tahun 2050, banyak pihak meragukan kesiapan untuk menghilangkan mesin pembakaran pada tahun 2035, termasuk Kia yang menganggap pencabutan larangan tersebut dapat merugikan profitabilitas. Uni Eropa mempertahankan rencana larangan 2035, namun memberi waktu bagi produsen mobil untuk menyesuaikan diri dengan mekanisme pencapaian target emisi yang semakin ketat secara bertahap hingga 2035. Tentu saja, implikasi dari larangan ini akan terasa secara global, mempengaruhi strategi penjualan dan produksi mobil bertenaga gas di seluruh dunia.

Source link