Mercedes masih mempertahankan kehidupan A-Class di pasar Eropa, memperpanjang siklus hidupnya hingga 2028 karena permintaan yang kuat. Meskipun rencana awal untuk beralih ke mobil listrik, produsen mobil memutuskan untuk tetap melibatkan mesin pembakaran setidaknya hingga dekade berikutnya. Harga yang besar antara A-Class dan CLA listrik memicu pengembangan mobil entry-level baru untuk mengisi kesenjangan ini. Meskipun mungkin tidak memberikan keuntungan sebesar model premium lainnya, volume penjualan yang lebih besar diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas keuangan Mercedes.
Kompetisi dari BMW dan Audi yang masih mempertahankan model entry-level mereka telah menunjukkan keberhasilan selama beberapa dekade. Sementara masa depan mobil entry-level Mercedes masih belum pasti, spekulasi menunjukkan kemungkinan mobil tersebut akan menjadi crossover, meskipun hatchback CLA masih menjadi pilihan favorit. Sedangkan, B-Class minivan akan dihentikan produksinya pada 2026. Mercedes juga telah bermitra dengan Geely untuk menghasilkan penerus spiritual dari Smart ForTwo, yang kemungkinan besar hanya akan tersedia sebagai mobil listrik dan tidak akan masuk ke pasar Amerika Utara.





