Pada hari Minggu, 19 Oktober 2025, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, memberikan tanggapannya terkait kritik yang dilontarkan oleh Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, terhadap Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Menurut Marham, kritikan tersebut bukanlah bentuk teguran, melainkan merupakan masukan agar komunikasi politik di tubuh koalisi pemerintahan tetap harmonis dan produktif. Ia menekankan pentingnya seimbang dalam komunikasi politik dan mengutip konsep budaya Jawa dalam hal tersebut.
Marham lebih lanjut menambahkan bahwa komunikasi politik harus mencerminkan nilai kebenaran dan cara penyampaian yang etis. Dalam hal ini, semua pihak dalam Partai Golkar dan Koalisi Indonesia Maju diharapkan dapat menjadikan hal ini sebagai pembelajaran bersama untuk memperkuat soliditas dan solidaritas pemerintahan. Meskipun ada sorotan terkait gaya komunikasi politik Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Misbakhun tetap menegaskan dukungannya terhadap kebijakan fiskal Presiden Prabowo Subianto, sementara juga merespons pernyataan Purbaya terkait pemotongan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Misbakhun menyarankan agar alokasi anggaran tersebut tidak bisa dialihkan begitu saja tanpa konsultasi bersama DPR karena memiliki implikasi politiknya sendiri. Dalam kesempatan tersebut, Marham menegaskan bahwa tanggapannya bukan sebagai teguran pribadi terhadap Misbakhun, melainkan sebagai masukan untuk memperbaiki komunikasi politik guna mencapai keharmonisan dan produktivitas yang diinginkan. Kedua belah pihak diharapkan dapat menjaga harmoni dalam koalisi pemerintahan demi mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam membangun Indonesia yang lebih baik.





