Haikal Santri Selamat dari Runtuhan Ponpes Al Khoziny: Respon Orangtua

by -131 Views

Pada Senin, 20 Oktober 2025, Syailendra Haical atau yang dikenal dengan Haikal (13 tahun), salah satu korban selamat dari tragedi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, dikabarkan ingin melanjutkan pendidikan di pondok tersebut. Ayahnya, Abdul Hawi (40 tahun), menjelaskan bahwa meskipun Haikal memiliki keinginan kuat untuk kembali ke Al Khoziny, keluarganya memutuskan untuk menunggu hingga Haikal pulih sepenuhnya dari trauma dan luka yang dialaminya. Dalam pernyataannya, Hawi menyatakan bahwa keputusan untuk memungkinkan Haikal kembali ke pondok nantinya akan diambil setelah Haikal sembuh dengan tuntas. Haikal sebelumnya mengalami kondisi kritis karena infeksi di kakinya yang menyebar ke organ vital, yang memaksa tim medis untuk melakukan amputasi guna mencegah infeksi merambat ke bagian tubuh lain. Saat ini, kondisi kesehatan Haikal telah mengalami perbaikan dan stabil setelah menjalani perawatan intensif selama 20 hari di RSUD R.T. Notopuro. Direktur rumah sakit tersebut, Atok Irawan, menyatakan bahwa Haikal saat ini menjalani perawatan rawat jalan dan dijadwalkan untuk pemeriksaan lanjutan oleh tim medis terkait. Bersamaan dengan itu, Haikal juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo untuk memastikan perawatan medisnya tetap berkelanjutan. Haikal menjadi viral setelah berhasil dievakuasi hidup dari reruntuhan bangunan yang ambruk, setelah terjebak selama dua hari. Ponpes Al Khoziny Sidoarjo juga memberikan izin kepada santrinya untuk kembali mondok setelah insiden gedung roboh, dengan kegiatan belajar sementara dipindahkan ke loKampus 2 yang aman.

Source link