Honda telah memutuskan untuk tidak menyertakan gearbox manual pada incarnasi terbaru Prelude mereka. Keputusan ini secara resmi diumumkan pada Japan Mobility Show 2025 oleh seorang pejabat senior perusahaan. Alasan di balik keputusan ini adalah karena ketidakcocokan gearbox manual dengan powertrain hibrida yang digunakan dalam mobil. Meskipun banyak penggemar yang telah mendesak Honda untuk menyertakan opsi manual, pimpinan produk besar, Horita Hidetomo, menjelaskan bahwa transmisi manual tidak dapat berfungsi dengan baik dengan konfigurasi hibrida yang digunakan dalam Prelude.
Honda tidak asing dengan kritik yang mungkin muncul akibat keputusan ini. Untuk mengimbangi kehilangan pedal kopling, Honda memperkenalkan fitur S+ Shift pada Prelude. Fitur ini memungkinkan pengemudi untuk mensimulasikan perpindahan gigi manual dengan bantuan paddle shifters di belakang setir. Meskipun bukan opsi manual sesungguhnya, fitur ini dirancang untuk menciptakan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan bagi pengemudi.
Meskipun beberapa orang mungkin meragukan keberhasilan Prelude tanpa opsi manual, respons terhadap mobil ini di Jepang telah positif. Honda telah menerima pesanan jauh melebihi target bulanan mereka, menandakan minat yang tinggi dari konsumen. Produksi Prelude sudah ditingkatkan untuk mengimbangi permintaan yang tinggi. Meskipun belum jelas bagaimana pasar internasional akan merespons mobil ini, respons awal yang positif di Jepang memberikan harapan bahwa Prelude baru memiliki potensi untuk sukses.





