Bentley Pilih Tetap Setia Mesin Listrik Demi Lingkungan

by -47 Views

Bentley, perusahaan mobil mewah terkenal, sebelumnya sangat optimis dengan elektrifikasi. Mereka merilis konsep mobil listrik EXP 100 pada tahun 2019 dan berkomitmen untuk menggunakan mobil listrik sepenuhnya pada akhir dekade ini. Namun, belakangan ini, dengan menurunnya antusiasme global terhadap mobil listrik, Bentley memperlambat rencananya. Sekarang, target mereka adalah mencapai sepenuhnya mobil listrik pada tahun 2035 dan seterusnya. Bahkan, mereka juga bersiap untuk merilis model bertenaga pembakaran baru dalam waktu dekat.

Dalam konferensi pers virtual baru-baru ini, CEO Bentley, Frank-Steffen Walliser, mengonfirmasi bahwa perusahaan sedang mengembangkan kendaraan berbahan bakar baru. Walliser menegaskan bahwa meskipun model listrik seperti Urban SUV masih dalam tahap pengembangan, mesin gas tradisional akan tetap menjadi pilihan di masa depan. Ia menyatakan, “Kami ingin terus memuaskan pelanggan dengan beragam pilihan powertrain. Kita akan melihat model Bentley berbahan bakar lainnya sebelum akhir tahun ini.”

Berita tentang ini juga telah muncul sebelumnya, di mana Walliser mengumumkan bahwa Bentley akan terus fokus pada kendaraan bertenaga pembakaran dalam beberapa tahun ke depan. Model-model Bentley saat ini seperti Continental GT, Flying Spur, dan Bentayga SUV akan tetap menggunakan mesin bensin bersama dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV), dan di masa yang akan datang, akan tersedia opsi listrik sepenuhnya (BEV) untuk beberapa model.

Selain itu, telah muncul teaser dari Continental GT Supersports yang akan datang, yang diperkirakan menjadi model pembakaran seperti yang disebutkan oleh Walliser. Kabarnya, versi performa tinggi dari Continental GT ini akan meninggalkan sistem hibrida dan kembali ke mesin bensin murni yang hanya menggerakkan roda belakang. Informasi lebih lanjut tentang rencana masa depan Bentley diharapkan akan terungkap dalam beberapa bulan mendatang.

Source link