Mazda: Mobil Ramah Lingkungan dengan Sistem Emisi Sendiri

by -119 Views

Produsen mobil Jepang telah menunjukkan keengganannya untuk sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik baterai. Toyota bahkan menyatakan bahwa pangsa pasar mobil listrik tidak akan pernah melebihi 30 persen. Sebaliknya, perusahaan Jepang melihat biofuel sebagai alternatif yang lebih menjanjikan untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan bermesin pembakaran internal. Mazda, meskipun lebih kecil, juga memiliki pandangan yang sama dengan Toyota. Mereka percaya bahwa mesin pembakaran masih bisa ditingkatkan dengan teknologi yang lebih efisien.

Mazda baru-baru ini meluncurkan Vision X-Coupe di Japan Mobility Show, yang mencuri perhatian dengan desain ramping dan mesin rotari. Tak hanya itu, mobil ini juga didesain untuk menyedot kembali 20 persen gas buang melalui sistem inovatif bernama “Mobile Carbon Capture”. Teknologi ini diharapkan dapat membantu mengurangi emisi CO₂ secara signifikan.

Chief Technology Officer Mazda, Ryuichi Umeshita, menyebutkan bahwa pemakaian bahan bakar nabati dari mikroalga akan mengurangi emisi CO₂ hingga 90 persen dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Bahkan dengan sistem penangkap karbon, mobil seperti Vision X-Coupe dapat mencapai hasil negatif karbon bersih sekitar 10 persen. Meski tantangan produksi bahan bakar nabati masih besar, Mazda tetap berkomitmen untuk mengembangkan teknologi ramah lingkungan dalam kendaraan bermesin pembakaran mereka.

Mazda serius dalam melangkah ke arah ini, namun perlu peningkatan produksi bahan bakar nabati dan infrastruktur yang mendukung. Meskipun belum pasti apakah pendekatan ini akan berhasil, Mazda tetap optimis. Dengan kemajuan teknologi yang terus berlanjut, seperti mesin Skyactiv-Z yang baru, mesin pembakaran tidak akan segera lenyap.

Source link