TNI Angkatan Darat memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto dan narasi yang menyebut Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Achmad Adipati Karna Widjaja berada di lokasi sengketa lahan milik keluarga Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla, di kawasan Metro Tanjung Bunga, Makassar. Tuduhan bahwa sang jenderal membekingi salah satu pihak dibantah oleh TNI AD. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Kolonel Inf Donny Pramono menyatakan bahwa kehadiran Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di lokasi tersebut hanya untuk urusan pribadi dan tidak terkait dengan eksekusi sengketa lahan. Foto yang beredar dan dikaitkan dengan narasi ‘membekingi’ ternyata merupakan informasi keliru. Kegiatan yang dihadiri oleh Mayjen Achmad Adipati hanya kebetulan berlangsung di sekitar lokasi yang sedang bersengketa. Dari pemeriksaan internal, Mayjen Achmad Adipati juga tidak terlibat dalam proses eksekusi maupun sita-menyita. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, juga telah menyampaikan surat ke Pengadilan Negeri Makassar terkait proses eksekusi lahan milik Jusuf Kalla yang diduga dimainkan oleh mafia tanah. Polemik ini muncul karena proses eksekusi yang belum melalui proses konstatering, dan Kementerian ATR/BPN telah mengambil langkah selanjutnya terkait kasus tersebut.
Fakta Terbaru: Mayjen Achmad Adipati dan Lahan Sengketa JK





