Pada hari Rabu, 10 Desember 2025, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum PBNU menggantikan Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. KH Zulfa akan memegang jabatan tersebut hingga pelaksanaan Muktamar PBNU tahun 2026. Hal ini diumumkan oleh Rais Syuriyah PBNU, Mohammad Nuh, dalam konferensi pers setelah penetapan Pj Ketua Umum PBNU pada Selasa, 9 Desember 2025.
Mohammad Nuh menyatakan bahwa KH Zulfa Mustofa akan menjalankan tugasnya sebagai pejabat ketua umum hingga dilaksanakannya Muktamar yang dijadwalkan pada tahun 2026. Dia juga berharap agar penyelenggaraan Muktamar PBNU tidak tertunda hingga akhir tahun 2026 dan mengikuti siklus semula. Nuh menegaskan bahwa ada agenda besar yang harus dilaksanakan oleh PBNU, seperti memperingati satu abad masehi pada 31 Januari 2026 serta konferensi besar dan Munas.
Keputusan penetapan KH Zulfa sebagai Pj Ketua Umum PBNU dilakukan melalui musyawarah alim ulama yang diketok oleh Rais Aam Nahdlatul Ulama KH Miftachul Akhyar. Dengan penetapan ini, KH Zulfa akan menjalani masa bakti sebagai Pj Ketua Umum PBNU hingga dilaksanakannya Muktamar pada tahun 2026.





