Uni Eropa Rencanakan Mobil Listrik Terjangkau untuk Saing Cina

by -128 Views

Mobil-mobil terbaru, termasuk city car, telah menjadi sangat mahal karena peralatan keselamatan wajib yang harus dipasang di Uni Eropa. Namun, Uni Eropa sekarang sedang merencanakan untuk menciptakan kategori baru yang disebut “E car” dengan perlengkapan keselamatan yang lebih sedikit untuk menurunkan harga jualnya. Berita ini datang setelah Presiden Trump menyatakan minatnya untuk membuat mobil kei car Jepang legal di Amerika Serikat.

Proposal Uni Eropa ini akan mirip dengan peraturan kei car di Jepang, dengan pembatasan ketat pada ukuran atau tenaga untuk menentukan kendaraan yang memenuhi syarat sebagai “E car” baru. Mobil-mobil ini kemungkinan akan diuji tabrak dan menawarkan kekakuan struktural yang mirip dengan kendaraan yang lebih besar, tetapi dengan perlengkapan keselamatan yang lebih sedikit.

Tujuan Uni Eropa adalah membuat mobil kota kecil menjadi 10-20% lebih murah daripada harga saat ini dengan menghilangkan beberapa sistem bantuan keselamatan aktif seperti pengereman darurat otonom atau sistem pendeteksi rasa kantuk. Beberapa kendaraan seperti Renault 5 E-Tech dan Twingo mungkin memenuhi syarat untuk kategori baru ini, namun pertanyaannya adalah apakah mobil yang sudah ada dapat dimodifikasi atau apakah model baru perlu dibuat untuk memenuhi persyaratan “E car” ini.

Menghilangkan beberapa perangkat elektronik dari mobil, seperti Renault 5, mungkin tidak akan cukup untuk menurunkan harga sebesar 20% yang diinginkan. Namun, dengan persyaratan ukuran dan tenaga yang ketat, Dacia Hipster menjadi pertanda peraturan baru ini. Mobl ini memiliki dimensi kecil dan tenaga yang lebih rendah daripada kei car tradisional Jepang, serta diharapkan dapat dijual dengan harga yang lebih terjangkau.

Uni Eropa berharap langkah ini akan membantu produsen lokal menciptakan mobil yang lebih murah dan mengurangi impor dari produsen Cina. Meskipun demikian, ada potensi kelemahan dalam rencana ini terkait kompetisi dengan produsen mobil Cina yang mungkin dapat memenuhi kriteria mobil listrik yang baru dengan lebih mudah. Namun, dengan peraturan baru ini, juga akan membuka peluang bagi produsen mobil Jepang, seperti BYD, untuk membawa kei car mereka ke Eropa dan meningkatkan persaingan di pasar mobil kecil ini.

Source link