Regina Diya Azzahra, seorang mahasiswi Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran, telah menjadi wajah baru dalam aktivisme dan pemberdayaan di dunia. Sebagai Runner Up 2 Putri Padjadjaran 2025, Regina tidak hanya fokus pada kontes kecantikan semata, tetapi juga aktif dalam menyuarakan isu lingkungan dan hak anak. Dalam wawancara eksklusif bersama TIMES Indonesia, Regina membagikan bahwa keyakinannya pada suara anak muda, khususnya perempuan, memiliki kekuatan untuk menggerakkan sesuatu.
Melalui akun media sosialnya, @reginadiyaazzahra, Regina berbagi kegiatan sebagai aktivis Save the Children Indonesia dan UNICEF Indonesia. Dia telah lama terlibat dalam isu keberlanjutan dan hak asasi anak, melihat platform media sosial sebagai sarana untuk menggabungkan ilmu dengan nilai kemanusiaan. Regina juga memprakarsai gerakan advokasi “Sustainergy AgroAction” yang bertujuan untuk memadukan energi keberlanjutan dengan aksi nyata di bidang agroindustri, seperti mengurangi food waste, meningkatkan ketahanan pangan, dan mendukung praktik ramah iklim.
Selain prestasi sebagai Runner Up 2 Putri Padjadjaran 2025, Regina juga aktif sebagai anggota Child Campaigner Jawa Barat dari Save the Children. Dia juga pernah menjadi narasumber global dalam konferensi internasional Ending Violence Against Children (EVAC) dan Delegasi Indonesia Child Conference 2022. Regina memiliki pengalaman sebagai Project Officer FTIP Leader Class 2025, Sekretaris I HIMATEIN, dan GenPeace Ambassador 2024.
Menurut Regina, tantangan terbesar bagi generasi muda saat ini adalah menyeimbangkan literasi yang belum merata dengan komitmen yang sering berhenti pada wacana tanpa tindakan nyata. Dia yakin bahwa perubahan besar berasal dari langkah kecil yang konsisten, dan mengajak generasi muda untuk bertindak. Regina mendorong untuk mulai dari hal-hal sederhana seperti mengurangi food waste, mendukung produk lokal, menjaga lingkungan, dan menyuarakan ketidakadilan. Dia percaya bahwa generasi muda memiliki kesempatan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan hanya perlu memulai dan bertahan dengan berani.





