Kepolisian Daerah Riau berhasil menutup tahun 2025 dengan pencapaian positif. Stabilitas keamanan terjaga dengan menurunnya angka kriminalitas, dan penerapan green policing semakin diperkuat. Dilansir dari rilis akhir tahun Polda Riau, Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Polisi Herry Heryawan menyampaikan capaian tersebut langsung kepada publik. Selama tahun 2025, fokus utama tidak hanya pada penindakan kriminalitas, tetapi juga pada pencegahan, pemulihan, dan keterlibatan masyarakat. Hal tersebut berhasil menunjukkan penurunan tindak pidana sebesar 17 persen, dari 14.199 perkara pada tahun 2024 menjadi 11.651 perkara pada tahun 2025. Di samping itu, tingkat penyelesaian perkara juga meningkat menjadi 81 persen, menandai peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 70 persen. Herimen, Kapolda Riau juga menegaskan pentingnya Green Policing sebagai langkah antisipasi terhadap kejahatan lingkungan yang semakin kompleks di Provinsi Riau. Polda Riau berhasil menangani sejumlah perkara kejahatan sumber daya alam dan ekosistem sepanjang tahun 2025, termasuk penegakan terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) dengan strategi yang berbasis pada keberlanjutan lingkungan. Tindakan mitigasi termasuk patroli, pembangunan sekat kanal, embung, menara pantau, hingga plang karhutla telah dilakukan secara masif, menunjukkan komitmen Polda Riau dalam menjaga ekosistem serta penegakan hukum yang berkelanjutan.
Polda Riau Catat Kejahatan Turun 17% di 2025, Green Policing Diperkuat





