Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memantau proses pembangunan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada Selasa, 30 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proyek strategis nasional tersebut sesuai dengan target dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Presiden Prabowo Subianto telah menekankan pentingnya percepatan, kualitas, dan fungsi publik dalam pembangunan IKN, terutama sarana keagamaan yang harus mencerminkan nilai persatuan, toleransi, serta identitas kebangsaan Indonesia.
Gibran menjelaskan bahwa pembangunan Masjid Negara hampir mencapai tahap akhir dan diharapkan selesai pada 15 Februari 2026. Masjid ini tidak hanya dirancang sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai symbol identitas Islam di Ibu Kota baru Indonesia. Dengan kapasitas sekitar 29 ribu jemaah pada tahap awal, Masjid Negara direncanakan dapat digunakan untuk Salat Idulfitri 2026. Kerja sama dalam percepatan pembangunan dan pemeliharaan kualitas menjadi fokus utama dalam proyek ini.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menambahkan bahwa Wapres Gibran menaruh perhatian khusus pada desain, progres pekerjaan, dan kesiapan Masjid Negara untuk digunakan sebagai tempat ibadah. Gibran mengapresiasi konsep desain yang berbeda dari masjid lainnya, dengan bentuk yang unik dan kapasitas yang dapat diperluas hingga 60 ribu jemaah. Langkah selanjutnya adalah menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tetap menjaga mutu agar masjid dapat mulai digunakan saat bulan Ramadan.





