Jasad pelatih tim B wanita Valencia Spanyol, Fernando Martin Carreras (FMC), telah ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo. Kepastian ini telah dikonfirmasi oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, dengan identifikasi dilakukan berdasarkan cincin dan jam tangan yang dikenakan oleh Carreras. Data ante mortem dan post mortem yang ditemukan juga menunjukkan kesesuaian dalam hal jenis kelamin, tinggi badan, dan ciri khusus seperti tato. Seluruh temuan ini telah dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga yang masih berada di Labuan Bajo. Proses identifikasi dilakukan dengan hati-hati oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT, melibatkan pembandingan data ante mortem dari keluarga dan kedutaan serta data post mortem hasil pemeriksaan medis forensik. Jenazah Carreras saat ini berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut, sementara proses koordinasi pemulangan ke negara asal masih dalam proses. Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa kapal motor Putri Sakinah di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, yang membawa 11 penumpang termasuk enam wisatawan mancanegara asal Spanyol. Tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara empat orang lainnya masih dalam pencarian. Pencarian dua anak Carreras juga diperpanjang selama tiga hari di perairan Labuan Bajo.
Penemuan Jasad Pelatih Valencia lewat Cincin, Jam Tangan, dan Tato





