Sebuah prototipe helm sepeda motor ala Transformers telah menjadi viral di media sosial dalam situasi darurat. Produsen prototipe, Djagger, memberikan petunjuk tentang bagaimana melepaskan helm ini dengan membuka sekrup di kedua sisi cangkang samping. Meskipun demikian, metode pelepasan ini dianggap sebagai sistem keamanan yang buruk karena membutuhkan waktu yang berharga dan obeng khusus. Helm tersebut juga tidak dilengkapi tali pengikat dagu yang umumnya ada pada helm sepeda motor.
Helm ini menghasilkan perbincangan di EICMA karena desainnya yang unik. Namun, konsep helm ini tampaknya sulit diterima oleh sebagian orang karena kelebihan tali pengikat dagu dan mekanisme belakang yang bergerak. Setiap orang memiliki ukuran kepala yang berbeda sehingga pendekatan satu ukuran untuk semua dalam mekanisme seperti ini dianggap tidak memungkinkan.
Meskipun demikian, perusahaan mengklaim bahwa setelah dilepas, bagian belakang helm akan tetap berada di tempatnya untuk menjaga leher dan kepala pengendara tetap tertopang. Namun, kenyataannya adalah pelepasan helm yang rumit dengan menyekrup samping helm, membutuhkan penggunaan obeng yang seringkali tidak tersedia pada situasi kecelakaan.
Inovasi dan kemajuan dalam desain helm sepeda motor memang penting, namun keamanan dan kemudahan penggunaan juga harus dipertimbangkan. Meskipun upaya untuk menghadirkan desain yang futuristik sangat berharga, namun terkadang kesederhanaan dalam desain memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih optimal. Menemukan keseimbangan antara inovasi dan fungsi yang efektif adalah kunci dalam desain helm sepeda motor.





