Badan SAR Nasional telah resmi menutup operasi pencarian terhadap seorang WNA Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur pada 26 Desember lalu. Operasi SAR ini ditutup oleh Bupati Manggarai Barat, Edi Stasius Endi, di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Tim SAR gabungan berjuang selama 15 hari untuk mencari empat korban yang tenggelam dan hilang. Selama operasi pencarian, tiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Korban pertama adalah seorang perempuan WNA Spanyol yang ditemukan sekitar 900 meter dari titik duga kapal tenggelam. Korban kedua adalah pelatih tim B Sepak Bola Wanita Valencia, Spanyol, Fernando Martin Carreras, yang ditemukan sekitar dua kilometer dari titik duga kapal tenggelam. Sedangkan korban ketiga adalah anak dari Fernando Martin Carreras, yang berusia sepuluh tahun. Sayangnya, satu WNA Spanyol masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang. Meskipun operasi pencarian telah ditutup, jika ada tanda-tanda penemuan korban di kemudian hari, operasi SAR dapat dibuka kembali. Terima kasih kepada Tim SAR Gabungan atas kerja keras dan sinergi dalam misi kemanusiaan ini.
Operasi SAR Pencarian Anak Pelatih Valencia Bisa Dibuka Kembali





