Selama kunjungan terbarunya ke pabrik Ford di Dearborn, Michigan, Presiden Trump dihadapkan oleh seorang karyawan pabrik yang sedang bekerja di lantai produksi. Dalam sebuah video selama 30 detik yang disebarluaskan oleh TMZ, karyawan tersebut dilaporkan menyebut Trump sebagai “pelindung pedofil”.
Presiden Trump memberikan respons dengan mengangkat jari tengah kepada karyawan tersebut dan diduga mengucapkan kata-kata tidak pantas dua kali dari lantai dua pabrik. Karyawan tersebut, identitasnya adalah TJ Sabula (40 tahun), telah diberhentikan sementara setelah kejadian tersebut.
Selanjutnya, Serikat Pekerja Otomotif Amerika (UAW) mengeluarkan pernyataan mendukung Sabula, yang merupakan anggota serikat. Wakil Presiden UAW dan Direktur Departemen Ford, Laura Dickerson, menyatakan bahwa anggota UAW mempunyai kebebasan berbicara yang harus dilindungi, dan bahwa mereka akan mendukung anggota mereka dalam melindungi suara mereka di tempat kerja.
Sabula dalam wawancara dengan The Washington Post mengungkapkan bahwa dia tidak menyesal atas insiden tersebut, menyatakan bahwa komentarnya adalah respons terhadap penanganan informasi mengenai kasus Epstein oleh pemerintah.
Dalam sebuah pernyataan kepada CNN, Direktur Komunikasi Gedung Putih, Steven Cheung, menegaskan bahwa Presiden memberikan respons yang tepat terhadap situasi tersebut. Sementara itu, Pete Buttigieg, mantan Menteri Transportasi AS, juga memberikan tanggapannya terkait insiden ini.
Meskipun Sabula ditangguhkan sementara waktu, belum ada kepastian apakah Ford akan mengambil tindakan lebih lanjut terkait insiden tersebut.




