Strategi Struktur Partai Kunci Menangkan Pemilu 2029

by -52 Views

Kamis, 29 Januari 2026 – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara tegas menolak budaya ABS (Asal Bos Senang) dalam partai. Pernyataan ini disampaikan oleh Kaesang saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan. Keputusan ini merupakan langkah serius Kaesang untuk memperbaiki dasar partai menuju Pemilu 2029. Fokus utama Kaesang adalah memperkuat struktur organisasi yang konkret dan terukur, bukan hanya laporan normatif tanpa substansi.

Ketua Bidang Komunikasi Publik DPP PSI, Faldo Maldini, menjelaskan bahwa Kaesang menyampaikan pesan yang jelas, yaitu pentingnya membangun partai berdasarkan kerja nyata, bukan sekadar berbicara kosong. Menurut Faldo, pendekatan pemikiran Kaesang yang sederhana namun penting dalam politik elektoral adalah bahwa tanpa struktur yang kuat hingga ke akar rumput, sebuah partai tidak akan mampu bersaing dan meraih hasil maksimal dalam Pemilu 2029.

Menanggapi hal ini, Faldo menambahkan bahwa penolakan terhadap budaya ABS juga menunjukkan bahwa kekuatan PSI harus didasarkan pada data dan kinerja yang dapat diuji, bukan hanya narasi di atas kertas. Pidato Kaesang mencerminkan upaya serius membawa PSI ke tahap baru dalam transformasi internal di bawah kepemimpinan yang baru. Sebelumnya, Kaesang telah menegaskan bahwa ia tidak membutuhkan laporan ABS dari kader partainya. Artinya, partai harus didasarkan pada struktur yang kuat, kinerja, dan data yang dapat diukur untuk mencapai keberhasilan dalam Pemilu mendatang.

Source link