Menurut survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei tersebut melibatkan 1.220 responden WNI yang berumur minimal 17 tahun dalam rentang waktu 15-21 Januari 2026. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.
Burhanuddin, saat konferensi persnya di Jakarta pada tanggal 8 Februari 2026, menjelaskan bahwa 13 persen responden menyatakan “sangat puas”, 66,9 persen “puas”, 17,1 persen “kurang puas”, dan 2,2 persen menyatakan “tidak puas sama sekali”. Sisanya, sekitar 0,8 persen, tidak memberikan jawaban. Menurutnya, tingkat kepuasan yang tinggi terhadap Prabowo, terutama dari pemilih Gen Z, didukung oleh berbagai faktor seperti upaya memberantas korupsi, pemberian bantuan, program kerja yang bagus, dan hasil kerja yang terlihat.
Burhanuddin juga menyatakan bahwa kepuasan publik terhadap Prabowo lebih tinggi dibandingkan dengan presiden sebelumnya, seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo. Hal ini disebabkan oleh dukungan dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari Jokowi. Basis pemilih Prabowo pada Pilpres 2024 juga mayoritas berasal dari Gen Z. Dari survei yang dilakukan, terlihat bahwa kepuasan terhadap Prabowo juga terkait dengan berbagai aspek kinerjanya seperti penindakan korupsi, pemberian bantuan, program kerja yang dijalankan, dan hasil kerja yang telah diperlihatkan.
Di hadapan warga NU, Prabowo Subianto berjanji untuk menurunkan biaya haji bagi rakyat Indonesia dan memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia. Dengan dukungan yang tinggi dari masyarakat, Prabowo terus menjalankan tugasnya sebagai presiden dengan berbagai program kerja yang mendapat apresiasi yang tinggi dari berbagai kalangan.





