Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Gubernur Jawa Barat Meningkat Tajam
Pada Selasa, 17 Februari 2026, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat melonjak tajam. Survei terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mencapai 95,5 persen, yang merupakan angka yang sangat tinggi dan mendekati rekor nasional untuk kepala daerah.
Survei dilakukan secara tatap muka pada periode 30 Januari hingga 8 Februari 2026 dengan melibatkan responden warga Jawa Barat. Pendiri sekaligus peneliti utama Indikator, Burhanuddin Muhtadi, menyatakan bahwa capaian tersebut istimewa karena mencatat peningkatan dari hasil survei 100 hari pertama pemerintahan Dedi Mulyadi pada Mei 2025.
Meski angka kepuasan terhadap Gubernur sangat tinggi, survei juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kepuasan terhadap gubernur dan wakil gubernur. Kepuasan publik terhadap Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meskipun mayoritas berada di atas 50 persen, masih terpaut sekitar 40 poin dari Dedi Mulyadi.
Secara keseluruhan, tingkat kepuasan terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat berada di angka rata-rata 71 persen. Penilaian melibatkan 23 variabel layanan publik yang semuanya mengalami peningkatan dibanding survei sebelumnya. Namun, aspek ekonomi masih menjadi titik lemah dengan sejumlah indikator di bawah angka 60 persen.
Indikator Politik juga mengingatkan potensi efek partisan yang dapat memengaruhi penilaian publik. Meskipun approval rating di atas 90 persen dianggap langka, peringatan diberikan agar tidak terjadi kultus politik yang tidak didasari oleh penilaian rasional.





