Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan bahkan telah melebihi standar minimal cadangan nasional. Menurut Bahlil, kapasitas daya tampung cadangan BBM di Indonesia masih terbatas, maksimal hanya sekitar 25 hari. Meskipun demikian, cadangan BBM nasional saat ini tetap berada dalam kisaran aman.
Bahlil menegaskan keterbatasan kapasitas penyimpanan sebagai salah satu tantangan yang harus segera diatasi. Oleh karena itu, Presiden Prabowo memberikan arahan kepada pemerintah untuk membangun fasilitas penyimpanan baru guna memperkuat cadangan energi nasional. Pembangunan fasilitas penyimpanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan cadangan energi nasional hingga mencapai tiga bulan.
Bahlil juga menyoroti potensi dampak konflik global terhadap pasokan energi, namun ia memastikan bahwa hingga saat ini pasokan energi nasional masih dalam kondisi aman. Pemerintah juga telah menyiapkan langkah mitigasi, salah satunya dengan melakukan diversifikasi sumber impor minyak mentah sebagai antisipasi gangguan potensial pada jalur pasokan energi global.
Sebagai langkah strategis, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi untuk pembangunan fasilitas penyimpanan baru, dengan Sumatra menjadi salah satu alternatif terbaik. Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan cadangan energi nasional bisa ditingkatkan dan keberlangsungan pasokan energi nasional dapat terjamin.





