Dangdut, Takjil, dan Tawa: Seru di Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026

by -86 Views

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berubah menjadi panggung kecil yang penuh warna. Bukan sekadar pasar Ramadan biasa. Di depan area Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026, deretan artis dangdut lokal tampak berdiri menyapa warga. Mikrofon kadang berpindah tangan. Tawa pecah. Kantong-kantong takjil dibagikan satu per satu kepada pengendara yang melintas.

Sore itu, Rabu (4/3/2026), organisasi Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Malang Raya turun langsung ke jalan. Belasan penyanyi dangdut dari Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu ikut ambil bagian. Mereka bukan sedang tampil di panggung besar, tapi memilih berdiri di pinggir jalan dan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas.

Ketua PAMDI Kota Malang, Rosa Amelia, mengatakan bahwa kegiatan ini akan berlangsung beberapa hari ke depan selama event Kampoeng Ramadhan Trunojoyo digelar. “Sampai Sabtu depan, insyaallah kami terus bagi-bagi takjil di depan lokasi Kampoeng Ramadhan ini,” ujar Rosa di sela kegiatan. Bagi Rosa dan rekan-rekannya, kegiatan ini bukan sekadar agenda sosial Ramadan, tapi juga ada misi lain yang ingin disampaikan kepada masyarakat yaitu memperkenalkan kembali organisasi para insan dangdut tersebut.

Kehadiran PAMDI juga menambah semarak kegiatan Kampoeng Ramadhan Trunojoyo 2026, yang tahun ini digelar untuk pertama kali di Lapangan eks Ruko Patimura. Ketua Panitia Penyelenggara, Ir Jimmy Darwis Samirin, SH, mengatakan bahwa bazar Ramadan tersebut memang dirancang sebagai ruang pertemuan masyarakat. Tidak hanya untuk berbelanja, tetapi juga menikmati suasana Ramadan yang hangat.

Para artis PAMDI hadir di depan jalan, membagikan takjil dengan senyum, menyemarakkan suasana Ramadan. Dalam keterbacaan tradisi Ramadan, momen kecil seperti ini membawa keceriaan bagi sebagian pengendara yang kebetulan melintas menjelang berbuka puasa. Dalam kesederhanaannya, dangdut Malang Raya membuktikan bahwa Ramadan juga tentang berbagi: dengan musik, senyum, dan sebungkus takjil.

Source link