Andrie Yunus, korban penyiraman air keras pada Kamis malam, 12 Maret, sedang dalam proses pemulihan intensif di High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Menurut Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, masa pemulihan korban belum dapat dipastikan berapa lama saat menjalani perawatan intensif. Jane juga mengungkapkan bahwa proses perawatan diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama, seperti kasus penyiraman air keras yang dialami oleh eks Penyidik KPK Novel Baswedan. Selain itu, rumah sakit telah memberikan penanganan pertama terhadap reaksi inflamasi yang disebabkan oleh zat air keras pada organ penglihatan Andrie Yunus. Jane menegaskan bahwa informasi mengenai cangkok mata atau penghilangan organ vital yang beredar di media sosial adalah tidak benar, dan pihak KontraS akan memberikan pernyataan resmi terkait kondisi rekam medis Andrie Yunus segera. Polisi juga telah mengumpulkan 2.610 rekaman video dari 86 CCTV dalam rangka penanganan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS.
Kondisi Terbaru Andrie Yunus: Terguncang KontraS





