Operasi Ketupat tahun 2026 sukses dalam menekan angka kecelakaan hingga 30 persen dan memperoleh tingkat kepuasan masyarakat sebesar 94 persen. Menurut Tulus Abadi, pengamat perlindungan konsumen dan kebijakan publik, kesuksesan tersebut adalah hasil dari kebijakan yang diterapkan Korlantas Polri selama pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Instrumen-instrumen yang dikeluarkan selama operasi dianggap sangat membantu kelancaran arus mudik. Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi, menandakan efektivitas pengamanan dan pelayanan kepada pemudik.
Rekayasa lalu lintas, termasuk sistem satu arah atau one way, dinilai efektif dalam membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, yang berkontribusi menurunkan angka kecelakaan. Tulus berharap kebijakan ini dapat dipertahankan sebagai kebijakan permanen untuk meningkatkan tingkat keamanan dan kenyamanan perjalanan mudik di masa depan. Real-time monitoring dan prediksi lalu lintas dianggap memainkan peran penting dalam keberhasilan Operasi Ketupat 2026, sesuai dengan riset akademik yang dilakukan objektif.





