Industri musik di Kota Malang kembali menunjukkan kebangkitannya dengan peluncuran album perdana dari band lokal, Divo, yang bertajuk “Cinta Bikin Gila”. Peluncuran album ini juga menandai komitmen mereka untuk menghidupkan kembali musik pop rock dari Bhumi Arema. Acara peluncuran dilakukan bersamaan dengan rilis video musik single utama mereka di Hi5 Lounge Anang Family Karaoke, sebagai langkah awal untuk merambah pasar musik lebih luas.
Dalam menjelaskan pemilihan genre pop rock, Yoga Adhinata sebagai Leader Divo Band menyebut bahwa Malang memiliki sejarah dan karakter kuat sebagai kota dengan penggemar musik rock yang kental. Mereka ingin berkontribusi dalam menghidupkan kembali musik rock di Bhumi Arema, yang belakangan mulai tergeser oleh genre lain seperti hip hop, R&B, ambyaran, dan jazz.
Album “Cinta Bikin Gila” mengusung berbagai tema seperti cinta, kehidupan, dan refleksi personal dalam delapan lagu, termasuk lagu-lagu seperti Cinta Bikin Gila, Sakit Hati, Takdirmu Bersamaku, Pejuang Hati, Cinta Buta, Pesta Bujang, Elegi Tuk Ayah, dan Amnesia. Divo telah merencanakan tur ke berbagai kota di Indonesia dan meluncurkan album serta single melalui platform digital setelah peluncuran.
Meskipun baru merilis album perdana, Divo telah memiliki perjalanan panjang sejak terbentuk pada tahun 2011. Dengan formasi baru sejak 2018, para personel band ini adalah musisi berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam industri musik. Mereka optimistis bahwa karya-karya mereka akan diterima dengan baik oleh masyarakat luas dan bahkan menargetkan masuk dalam jajaran 10 besar platform streaming nasional.
Peluncuran album “Cinta Bikin Gila” bukan hanya sekadar debut, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan semangat bermusik dari Malang. Hal ini menegaskan bahwa kota ini masih memiliki potensi besar untuk menciptakan karya-karya yang siap bersaing di tingkat nasional.





