MAARIF Institute Ingatkan Pentingnya Merawat Nilai-Nilai Kebangsaan
Jakarta, VIVA – Sebagai bangsa majemuk, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan yang membutuhkan perhatian terhadap nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan keadaban. Hal ini disampaikan oleh MAARIF Institute dalam rangka memperingati hari lahir serta empat tahun wafatnya tokoh bangsa Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif.
Rangkaian Acara Bulan Buya untuk Mengenang Tokoh Bangsa
MAARIF Institute menggelar serangkaian kegiatan Bulan Buya di beberapa daerah selama Mei hingga Juni 2026. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk memelihara dan mengembangkan pemikiran serta warisan intelektual Buya Syafii Maarif.
Momentum Penting untuk Kembali Menghadirkan Gagasan Buya Syafii
Sebagai Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Andar Nubowo mengatakan bahwa peringatan ini menjadi momen penting untuk menghidupkan kembali gagasan-gagasan Buya Syafii dalam konteks dinamika kehidupan kebangsaan yang terus berkembang. Salah satu acara yang diselenggarakan adalah sesi membaca ulang Kuliah Umum Buya Syafii Maarif sebagai bentuk refleksi bagi hadirin sebelum memasuki acara utama.
Relevansi Pemikiran Buya Syafii dalam Menjaga Persatuan Bangsa
Pemikiran Buya Syafii Maarif diyakini tetap relevan dalam memperkuat persatuan bangsa serta menjaga keberagaman masyarakat. Salah satu contoh dari refleksi ini adalah pembacaan kembali kuliah umum Buya Syafii Maarif yang pernah disampaikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang pada tahun 2015.
Menghidupkan Kembali Nilai-Nilai Buya Syafii Melalui Kegiatan Kebudayaan
Melalui Bulan Buya, MAARIF Institute berupaya menghadirkan kembali pemikiran Buya Syafii Maarif kepada publik, terutama generasi muda. Dengan berbagai kegiatan kebudayaan, diharapkan nilai-nilai yang diwariskan oleh Buya Syafii, seperti toleransi, kemanusiaan, dan keadaban, dapat terus dihidupkan sebagai bagian dari usaha menjaga keutuhan bangsa.
Pendekatan seni dan multimedia dipilih sebagai cara untuk menyebarkan gagasan-gagasan Buya Syafii kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan keadaban dapat terus diperkuat dalam kehidupan sehari-hari.





