Tragedi Bayi 2 Bulan di IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa: Respon Nyata?

by -60 Views

RSUD Syekh Yusuf Gowa Tanggapi Kasus Kematian Bayi 2 Bulan

Gowa, VIVA – Kasus kematian seorang bayi berusia dua bulan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa heboh di media sosial akibat dugaan kelalaian dan minimnya pelayanan. Manajemen RSUD Syekh Yusuf memberikan tanggapan terkait kejadian tersebut.

Penanganan Sesuai Prosedur

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Syekh Yusuf, Nur Wahyudi, menyampaikan bahwa penanganan terhadap bayi bernama Athar Ismail telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) untuk kasus penyakit yang diidapnya. Menurutnya, bayi tersebut awalnya masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD pada Sabtu malam karena kondisi demam yang tidak kunjung turun selama tiga hari.

Setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Barombong, bayi tersebut dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa. Namun, sayangnya, kondisinya terus menurun dan sebelum dapat dirujuk ke rumah sakit tipe A lainnya di Kota Makassar, bayi itu meninggal dunia.

Penanganan Medis yang Dilakukan

Menanggapi tuduhan kelalaian dan buruknya pelayanan yang dilontarkan pihak keluarga korban, manajemen RSUD Syekh Yusuf membantahnya. Wahyudi menjelaskan bahwa tim medis RSUD telah memberikan bantuan pernafasan, cairan intravena, dan obat-obatan sesuai dengan protokol penanganan pasien sejak kedatangan bayi Athar ke IGD.

Meskipun rencananya adalah merujuk bayi tersebut ke rumah sakit dengan layanan lebih memadai setelah evaluasi kondisinya, namun sayangnya, sebelum itu dapat dilakukan, bayi tersebut telah meninggal dunia. Terkait dengan proses rujukan yang dianggap lambat, RSUD Syekh Yusuf Gowa menyatakan bahwa mereka sudah memberikan rekomendasi rujukan melalui sistem terintegrasi kepada tiga rumah sakit tujuan.

Source link