D’Guru: Band Guru Yang Memuat Kritik Sosial dan Pesan Kebangsaan dalam Musik
Mereka adalah Gi, Paguru, Fray, dan Erwin, keempat guru yang memilih jalur musik sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi dan kritik mereka. Dengan band bernama D’Guru, mereka dikenal karena lagu-lagu mereka yang membahas kepedulian sosial, kritik terhadap pemerintahan, dan semangat nasionalisme.
Band ini terbentuk saat keempatnya masih kuliah di Jakarta dan meskipun sempat vakum, D’Guru berhasil kembali dengan lagu-lagu yang menggabungkan balada, blues, dan rock ringan dengan pesan kritis.
Keinginan Guru untuk Berkarya dan Menyampaikan Nilai Positif
Salah satu personel D’Guru, Paguru menyatakan bahwa band ini terbentuk dari keinginan para guru untuk tetap berkarya sambil menyebarkan nilai-nilai positif kepada masyarakat dan generasi muda. Mereka ingin memberikan kritik yang bersifat konstruktif melalui musik tanpa merasa terlalu keras.
Paguru menegaskan bahwa dalam situasi kondisi negara yang sulit, seorang guru tetap dapat menyampaikan kritik yang tajam namun tetap menyenangkan. Mereka ingin menjadi inspirasi bagi masyarakat dengan karya-karya mereka.
Karya D’Guru dan Tujuan Mereka
Hingga saat ini, D’Guru telah menciptakan tujuh lagu dan hampir menyelesaikan satu album. Lagu-lagu seperti NKRI, Penjaga Negeri, Pejabatku, dan Dolanan Rakyat telah dapat dinikmati melalui berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube, dan TikTok.
Mereka tidak hanya ingin mengkritik, tetapi juga menginspirasi orang-orang melalui musik mereka. Lagu “Dolanan Rakyat” khususnya menyoroti pentingnya tidak memanfaatkan rakyat untuk kepentingan politik atau kekuasaan.
Meskipun kritik dalam lirik lagu mereka cukup tajam, D’Guru percaya bahwa karya mereka berasal dari sudut pandang positif dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik. Mereka tidak takut dengan respons yang muncul dari kritik mereka.
Saat ini, popularitas D’Guru terus meningkat di platform digital, dengan konten-konten mereka ditonton ribuan kali dalam waktu singkat. Meskipun bukan tujuan utama mereka, para guru ini berharap dapat memberikan kontribusi yang positif kepada bangsa melalui musik mereka.
Mereka ingin agar karya-karya mereka bisa membuka mata masyarakat dan menjadi inspirasi bagi musisi lain di Indonesia.
(Sumber: Times Indonesia)

