Senin, 22 Juni 2026 – 01:20 WIB
Gibran Rakabuming Pastikan Penguatan Layanan Kesehatan di Kabupaten Asmat
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming, telah memastikan upaya penguatan layanan kesehatan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk melalui percepatan peningkatan status RSUD Perpetua H. Safanpo di Kabupaten Asmat, Papua Selatan menjadi Tipe C.
Prioritaskan Layanan Kesehatan Berkualitas di Wilayah 3T
Gibran menjelaskan bahwa penguatan layanan kesehatan ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan layanan dasar berkualitas yang merata hingga ke wilayah-wilayah 3T. Dia menegaskan komitmennya dalam membangun rumah sakit tipe C di Kabupaten Asmat sebagai langkah nyata untuk meningkatkan akses kesehatan di daerah tersebut.
“Saya janji nanti akan ada pembangunan rumah sakit tipe C di Asmat ini, jadi nanti untuk masalah kesehatan akan kita lakukan intervensi juga,” kata Gibran saat berada di Kabupaten Asmat, Papua.
Peningkatan Status RSUD Perpetua H. Safanpo
Selain itu, Gibran telah melakukan peninjauan langsung ke RSUD Perpetua J. Safanpo untuk melihat fasilitas pelayanan dan berinteraksi dengan sejumlah pasien. Direktur RSUD tersebut, Yenny Yokung Yong, menyambut baik kunjungan Gibran dan menyatakan bahwa peningkatan kelas rumah sakit dari Tipe D menjadi Tipe C dapat dipercepat melalui dukungan yang diberikan.
RSUD Perpetua J. Safanpo termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming di sektor kesehatan. Peningkatan status ini diharapkan dapat didukung dengan penambahan alat kesehatan penting seperti CT scan untuk mengurangi biaya dan mempercepat penanganan pasien.
“Biaya yang ditanggung termasuk pendampingan medis sampai dengan fasilitas rumah singgah di lokasi rumah sakit rujukan seperti di Jayapura, Merauke, Jayapura, dan Makassar,” jelasnya.
Gibran Ingin Perluas Program MBG di Asmat Papua
Gibran juga berencana memperluas program Mendengar Bicara Goyang (MBG) di wilayah Asmat, Papua. Kolaborasi dengan gereja-gereja setempat dan kantin sekolah menjadi salah satu strategi Gibran untuk meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan di daerah tersebut.





