Alasan YTR Tidak Melarikan Diri dari Penyekapan Selama 3 Tahun
Pada Selasa, 30 Juni 2026, kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR di Bandung masih menjadi perhatian publik. Banyak yang bertanya-tanya mengapa YTR tidak berusaha melarikan diri ataupun berteriak meminta pertolongan selama diduga disekap bertahun-tahun.
Keluarga Menjawab Pertanyaan Publik
Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, keluarga YTR akhirnya memberikan penjelasan. Melalui unggahan di media sosial, tante korban yang bernama Erni, menjelaskan kondisi YTR selama berada dalam dugaan penyekapan.
Alasan Utama Ketidakmampuan YTR Melarikan Diri
Erni mengunggah tulisan di Instagram yang menjawab pertanyaan yang sering ditanyakan oleh masyarakat. Menurutnya, kondisi fisik YTR menjadi alasan utama mengapa korban tidak bisa melarikan diri atau meminta pertolongan. Luka-luka yang dialami YTR akibat melakukan perlawanan telah membuatnya sulit untuk melawan.
“Karena korban sering mengadakan perlawanan sehingga mata, bibir, hidung, telinga, kaki itu luka semua,” tulis Erni dalam unggahannya.
Luka Berat Menyulitkan YTR
Keluarga YTR juga menegaskan bahwa cedera yang dialami korban membuatnya kesulitan untuk melarikan diri. YTR mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya ketika pertama kali ditemukan dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Penyebab ketidakmampuan YTR melarikan diri juga disebabkan oleh gangguan penglihatannya yang membuatnya takut akan penyiksaan jika ia berusaha melawan.
Erni juga menegaskan bahwa akan terus membela keponakannya, terlepas dari penilaian orang lain terhadap korban. “Maaf saya akan terus membela terlepas apapun kesalahan dari keponakan saya, belum tentu saya pun bisa kuat seperti dia,” ungkap Erni.





