Jakarta – Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) telah secara resmi menunjuk legenda sepak bola nasional, Rafael Marquez, untuk menjadi pelatih kepala timnas Meksiko. Keputusan ini diambil setelah El Tri tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Menurut pernyataan resmi FMF pada Rabu (8/7/2026), penunjukan Marquez merupakan bagian dari rencana suksesi yang telah disusun sejak 2024. Selama dua tahun terakhir, Marquez menjabat sebagai asisten Javier Aguirre sebelum kini dipercaya memimpin tim menjelang Piala Dunia 2030.
Transisi Menuju Masa Depan
Meksiko belum memiliki jadwal pertandingan dalam waktu dekat. Debut Marquez sebagai pelatih kepala diperkirakan akan terjadi pada agenda FIFA Matchday di akhir September hingga awal Oktober 2026.
Javier Aguirre, pelatih sebelumnya, mengapresiasi penunjukan Marquez dan menyatakan bahwa Marquez telah menunjukkan perkembangan yang tepat untuk memimpin tim nasional. Aguirre melihat bahwa Marquez memiliki kualifikasi yang cukup untuk mengemban peran tersebut.
Penghargaan untuk Pendahulu
Dalam pernyataan resmi, FMF juga mengungkapkan apresiasi kepada Aguirre atas kontribusinya dalam membangun kembali identitas permainan timnas Meksiko. Meskipun terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari Inggris, Aguirre meninggalkan warisan berupa kerja keras, identitas, dan daya saing yang akan menjadi dasar kuat bagi masa depan timnas.
Marquez, dengan rekam jejak gemilang sebagai pemain, mencatat peningkatan dalam penampilan timnas Meksiko dibanding Piala Dunia sebelumnya. Meskipun gagal mencapai perempat final, penampilan El Tri dinilai meningkat dibanding turnamen sebelumnya.
Karier Brilian
Sebagai pemain, Marquez telah menampilkan kemampuan yang luar biasa. Bermain dalam lima edisi Piala Dunia bersama Meksiko, ia juga berhasil membawa timnya meraih beberapa gelar bergengsi seperti Piala Konfederasi 1999 dan Piala Emas CONCACAF pada 2003 dan 2011.
Di level klub, Marquez meraih sukses besar dengan Barcelona, memenangkan dua gelar Liga Champions dan empat gelar La Liga. Setelah pensiun, Marquez memulai karier kepelatihannya di Real Alcalá sebelum akhirnya bergabung dengan tim nasional Meksiko sebagai asisten Aguirre.



