Misteri Senjata Api Franchi SPAS-15 di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, polisi mulai mengungkap teka-teki pemilik senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge yang ditemukan di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Senjata tersebut terdaftar atas nama seorang pria berinisial DS, yang ternyata telah meninggal dunia sejak 2020.
Pemilik Senjata Sudah Meninggal
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa DS merupakan direktur PT Lokta Karya Perbakin (LKP), yang terkait dengan impor senjata angin atau airsoft gun. Penyelidikan polisi menemukan bahwa DS benar-benar sudah meninggal dunia pada 2020, namun masih menjadi misteri bagaimana senjata api itu bisa berada di yayasan sekolah swasta tersebut.
Status Senjata Setelah Pemilik Meninggal
Menurut Budi, seharusnya ada mekanisme yang harus dilakukan jika pemilik senjata meninggal. Keluarga pemilik harus melaporkan kondisinya kepada kepolisian serta menyerahkan dokumen terkait senjata. Dokumen dan senjata tersebut dapat dititipkan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Polisi masih terus mendalami bagaimana regulasi terkait senjata tersebut berada di yayasan sekolah swasta dan mengapa senjata itu tidak diserahkan setelah pemiliknya meninggal. Keberadaan Franchi SPAS-15 di sekolah tersebut masih menjadi fokus penyelidikan kepolisian.





