Operasi Pesta Copet: Film yang Soroti Sindikat Kriminalitas di Festival Musik
Industri hiburan dan festival musik tanah air sedang mengalami perkembangan pesat. Namun, di balik gemerlapnya, ancaman sindikat kriminalitas pencopetan terorganisir mengintai, menjadi sorotan tajam oleh sebuah karya film terbaru.
Fenomena Sosial Terangkat dalam Film Operasi Pesta Copet
Disutradarai oleh Edy Khemod, film ‘Operasi Pesta Copet‘ memperlihatkan akar persoalan struktural ekonomi yang menyebabkan maraknya pencopetan massal di konser musik. Ide cerita dalam film ini terinspirasi dari kasus nyata di konser band Seringai di Solo, di mana pelaku berasal dari Jakarta dan menggunakan berbagai trik untuk mencopet di tengah kerumunan.
Menurut Edy Khemod, sindikat kriminalitas ini akan terus muncul selama tidak ada upaya penyelesaian masalah ekonomi yang mendasar. Dalam penggarapan filmnya, sang sutradara ingin menyajikan isu sosial ini secara jujur melalui medium komedi, tanpa bermaksud menggurui, namun tetap memberi ruang suara bagi kalangan yang kerap terpinggirkan.
Proses Pengambilan Gambar di Festival Pestapora untuk Autentisitas
Produser Ernest Prakasa menyatakan bahwa film ‘Operasi Pesta Copet‘ berani mengambil langkah ekstrim dengan mengambil gambar langsung di festival Pestapora dengan 100 ribu penonton. Tujuan utamanya adalah untuk memotret realitas lapangan di tengah keramaian konser dengan autentisitas yang diharapkan bisa meresonansi dengan para penonton.
Para pemain utama seperti Iqbaal Ramadhan dan Kristo Immanuel menjalani persiapan matang untuk memerankan karakternya dengan baik. Mereka bahkan menjalani pelatihan intensif bersama pesulap profesional, untuk memahami cara kerja sindikat pencopetan dan menghadirkan aksi-aksi dalam film dengan lebih meyakinkan.
Melalui perpaduan komedi dan kritik sosial, film ‘Operasi Pesta Copet‘ diharapkan dapat memberikan pandangan yang segar terkait masalah kriminalitas di festival musik dan menarik perhatian masyarakat akan pentingnya keamanan publik. Jadikanlah film ini sebagai karya yang menginspirasi dan mengedukasi, ketika tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026 mendatang.


