Orangutan Kalimantan Alami Dampak Karhutla di Ketapang
Pontianak, VIVA – Kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap pekat karhutla telah memberikan dampak serius terhadap satwa liar, termasuk orangutan di Kalimantan Barat. Pada Minggu lalu, tim gabungan dari BKSDA Kalimantan Barat SKW I Ketapang bersama YIARI menemukan seekor Orangutan jantan dewasa di perkebunan warga, dalam kondisi lemas akibat asap.
Penemuan Orangutan Lemah di Ketapang
Orangutan jantan dewasa yang diberi nama Sampurna tersebut ditemukan di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. Informasi mengenai keberadaan orangutan tersebut pertama kali diterima dari masyarakat sekitar perkebunan. Orangutan tersebut ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri, dugaan awal menunjukkan gangguan pernapasan akibat terpapar asap karhutla.
Dampak Serius Asap Karhutla
Menurut Dokter hewan YIARI Komara, paparan asap karhutla mengandung partikel dan zat berbahaya yang dapat mengganggu sistem pernapasan. Asap tersebut dapat menyebabkan gangguan pernapasan serta kekurangan oksigen pada satwa liar yang terpapar. Tim medis dan tim penyelamatan YIARI telah dikerahkan untuk merespons laporan dan melakukan tindakan penyelamatan terhadap satwa terdampak.
Penyelamatan Sampurna menambah daftar orangutan yang dievakuasi BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI akibat ancaman karhutla sepanjang Agustus 2026.





