The Polar Bears Rilis Single Baru, Burnout Jadi Bahan Bakar

by -55 Views

Tekanan hidup dan kelelahan emosional menjadi bahan bakar kreatif bagi The Polar Bears. Trio asal Malang itu merilis single terbaru berjudul “Racked” pada September 2026, sebuah lagu yang merekam pengalaman burnout tanpa menggambarkannya sebagai alasan untuk berhenti.

Musik “Racked” dibangun melalui perpaduan Midwest Emo, Math Rock, dan Alternative Rock. Di dalamnya, The Polar Bears menghadirkan kisah seseorang yang masih berusaha bangkit dan melanjutkan hidup, tetapi harus berhadapan dengan energi fisik serta mental yang terus terkuras.

Burnout dalam lirik dan aransemen

Reffyga Pratama Yudana, bassist, vokalis utama, sekaligus penulis lirik “Racked”, mengatakan lagu tersebut lahir dari pengalaman berada dalam fase burnout. Menurut dia, lagu ini menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa mampu melewati pertarungan hidup, tetapi tetap harus menanggung kelelahan yang besar setelahnya.

“Lagu ini lahir dari fase burnout. Sebuah refleksi bahwa bahkan di saat kita merasa mampu memenangkan pertarungan hidup, rasa lelah yang harus ditanggung tetap terasa sangat menguras energi dan batin,” kata Reffyga, Sabtu (26/9/2026).

Burnout tidak hanya ditempatkan sebagai tema dalam lirik. The Polar Bears menerjemahkan pengalaman tersebut ke dalam aransemen yang menonjolkan karakter gitar dan perubahan dinamika sebagai bagian dari identitas musikal mereka. Aransemen lagu dikerjakan bersama oleh Reffyga, Yudhistiro Lilo Pambudi, dan Marcellino Gibrany Santoso.

Bagi band tersebut, “Racked” juga diharapkan dapat menjadi ruang katarsis bagi pendengar yang sedang menghadapi kondisi serupa. Pesan yang ingin disampaikan, menurut Reffyga, sederhana: kelelahan tidak selalu berarti seseorang harus menghentikan langkahnya.

“Lagu ini membawa pesan sederhana, yakni rasa lelah tidak selalu berarti seseorang harus berhenti,” ujarnya.

Menjadi pintu menuju EP berikutnya

Penggarapan “Racked” berlangsung cukup panjang. Materinya dikerjakan sepanjang 2024 hingga 2025, bersamaan dengan proses produksi EP terbaru The Polar Bears yang masih mereka persiapkan.

EP tersebut ditargetkan dirilis pada penghujung 2026 atau 2027. Karena itu, “Racked” diposisikan sebagai pembuka menuju fase musikal berikutnya bagi band yang terbentuk pada akhir 2022 tersebut.

“Ini menjadi pembuka dari kami bagi semua pendengar,” kata Reffyga.

The Polar Bears saat ini beranggotakan Yudhistiro Lilo Pambudi pada gitar dan vokal, Reffyga Pratama Yudana pada bass dan vokal, serta Marcellino Gibrany Santoso pada drum dan vokal. Ketiganya menggabungkan permainan gitar bernuansa twinkly math rock, eksplorasi ritmis, dan vokal emosional.

Musik The Polar Bears dipengaruhi sejumlah band, di antaranya Tiny Moving Parts, Covet, CHON, Free Throw, dan American Football. Sejak 2023, mereka telah merilis beberapa single sebelum meluncurkan album debut “Threadbare” pada September 2025. Album berisi 10 lagu itu mengangkat cerita personal tentang keseharian, patah hati, pergulatan hidup, dan proses pendewasaan.

Setelah kembali dengan “Racked” pada September 2026, The Polar Bears membawa tema yang dekat dengan pengalaman banyak orang: tetap berjalan ketika tenaga untuk melangkah mulai menipis. Single tersebut kini tersedia di berbagai platform streaming digital.

Source link