Pada hari Minggu, 3 Agustus 2025 pukul 21:30 WIB, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengumumkan bahwa pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan bantuan sebanyak 10 ribu ton beras untuk membantu meredakan krisis kemanusiaan di Palestina yang disebabkan oleh blokade dan agresi dari Israel. Sugiono menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina sebagai bagian dari amanat konstitusi dan komitmen kebangsaan.
Selama ini, Indonesia sudah menyalurkan lebih dari 4.400 ton logistik dan ratusan miliar rupiah untuk membantu memasok bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Dukungan ini sesuai dengan perintah Presiden RI Prabowo Subianto yang telah memasukkan isu Palestina dalam agenda pemerintahan sejak dilantik pada tahun 2024. Presiden Prabowo meyakini bahwa kemerdekaan Palestina adalah bagian dari perjuangan bangsa Indonesia yang menentang bentuk apapun dari penjajahan di dunia. Karenanya, Indonesia akan terus memberikan dukungan untuk kemerdekaan Palestina di forum internasional.
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman juga telah menyatakan bahwa pemerintah RI memberikan hibah kemanusiaan sebanyak 10 ribu ton beras kepada Palestina atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo. Pengiriman bantuan pangan tersebut akan disesuaikan dengan kesiapan dari pihak Kedutaan Besar Palestina di Indonesia. Selain itu, Kementan RI juga telah menyiapkan lahan seluas 10.000 hingga 20.000 hektare di Sumatera Selatan dan Kalimantan untuk dikelola bersama Palestina guna menjamin suplai pangan bagi rakyat Palestina di masa depan. Melalui langkah-langkah nyata ini, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.





