Tesla Model Y Performance terbaru telah diluncurkan di Amerika Serikat pada tanggal 30 September dan telah secara resmi mendukung Vehicle-to-Load (V2L), yang memungkinkan pemiliknya untuk mengisi daya peralatan listrik menggunakan energi dari baterai mobil. Fitur ini, meskipun tidak tercantum di situs web resmi Tesla, telah dikonfirmasi oleh perusahaan dalam komentar di media sosial. Dengan menggunakan adaptor yang dijual terpisah, pemilik Model Y Performance dapat mengalirkan energi dari mobil ke peralatan rumah tangga.
Fitur V2L ini sebenarnya sudah ada pada beberapa mobil listrik dari produsen lain, seperti Hyundai, Kia, Ford, dan General Motors. Meskipun begitu, Tesla baru secara resmi mengimplementasikan fitur ini dalam Model Y Performance terbarunya. Fitur Vehicle-to-Home (V2H) juga tersedia pada Tesla Cybertruck dan sekarang juga tersedia pada Model Y Performance, meskipun hanya dalam aspek kendaraan-ke-rumah.
Dengan fitur V2H, pemilik mobil listrik dapat menggunakan mobil mereka sebagai sumber daya cadangan untuk rumah mereka selama pemadaman listrik. Misalnya, Cybertruck dapat terhubung ke panel listrik utama melalui sistem penyimpanan baterai Powerwall, tetapi dengan pembatasan daya output. Meskipun demikian, penting untuk menggunakan adaptor resmi dari Tesla untuk mengakses fitur V2L ini dan menghindari kehilangan garansi. Saat Tesla mulai memperluas fungsionalitas kendaraan listriknya, Model Y Performance sekarang juga menawarkan kemampuan V2L yang inovatif ini kepada pelanggan.




