Saat ini, Apple CarPlay telah menjadi bagian penting dari pengalaman memiliki mobil, terutama jika melihat banyaknya diskusi tentang hal ini di forum dan Reddit. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengintegrasikan ponsel pintar mereka ke dalam sistem infotainment mobil dengan mudah tanpa harus mengatur ulang akun, menyinkronkan kontak, atau mengunduh aplikasi tambahan. Teknologi serupa juga dimiliki oleh Android Auto dari Google.
Namun, dengan perkembangan teknologi, Apple CarPlay juga terus berkembang. Versi terbaru, yang diberi nama CarPlay Ultra, bahkan menggantikan kluster pengukur digital, sistem infotainment, dan panel pengatur suhu di beberapa model mobil Aston Martin. Banyak produsen lain juga berjanji untuk menyertakan teknologi ini dalam model masa depan mereka, meskipun ada kekhawatiran dari beberapa pihak, seperti Ford.
Dalam wawancara dengan CEO Ford, Jim Farley, disampaikan bahwa Ford masih mempertimbangkan untuk mengadopsi CarPlay Ultra, tetapi ada pertanyaan-pertanyaan penting terkait data yang dikumpulkan dan digunakan oleh Apple. Beberapa fitur yang telah diperkenalkan oleh Ford, seperti pembatasan akses dan kecepatan maksimum, tidak selalu sesuai dengan visi Apple. Meskipun begitu, Ford tetap berkomitmen untuk menghadirkan teknologi dari Apple meskipun tidak dalam versi CarPlay Ultra.
Farley juga menekankan bahwa pengalaman pengguna tidak boleh terlalu dibatasi oleh produsen mobil, termasuk dalam hal penggunaan CarPlay dan Android Auto. Ford menolak untuk menciptakan pengalaman berbayar bagi pengguna dalam menggunakan teknologi mirroring ponsel cerdas tersebut. Hal ini merupakan bentuk dukungan terhadap pengalaman pengguna yang terbuka dan adil, terutama di tengah tren beberapa produsen mobil yang mulai membatasi akses ke fitur infotainment atau menariknya ke dalam layanan berlangganan terpisah.





