Bollinger Motors, produsen truk listrik B4 Class 4, telah menghentikan operasinya. Pada Jumat lalu, direktur sumber daya manusia perusahaan mengirimkan email kepada Detroit Free Press yang mengumumkan penutupan resmi perusahaan rintisan Michigan ini. Langkah ini menandai akhir dari perjalanan Bollinger Motors setelah beberapa tahun mencoba memproduksi pikap dan SUV listrik B1 dan B2 yang belum pernah masuk jalur produksi.
Meskipun perusahaan ini awalnya menarik perhatian dengan desain kotak unik dari kendaraan listriknya, tidak ada model yang benar-benar diproduksi. Setelah Mullen Automotive membeli saham mayoritas perusahaan pada tahun 2022, fokus bergeser ke truk listrik Kelas 4, namun upaya ini juga tidak membuahkan hasil yang diharapkan.
Kesulitan keuangan dan masalah hukum mulai menghantui Bollinger, termasuk gugatan dari pendiri perusahaan, Robert Bollinger, terhadap Mullen Automotive terkait pinjaman. Meskipun Mullen akhirnya membayar kembali pinjaman tersebut, tantangan lain terus datang, termasuk tuntutan dari pemasok dan masalah pembayaran gaji kepada karyawan.
Dengan Bollinger Motors ditutup, kepemimpinan perusahaan kini berada di bawah Bollinger Innovations. Meskipun truk listrik B4 menjadi satu-satunya model yang diproduksi oleh Bollinger, keberlanjutan bisnis di bawah entitas baru masih menjadi pertanyaan. Puluhan karyawan yang belum menerima gaji mereka dan permintaan Michigan untuk restitusi dana investasi menunjukkan bahwa perjuangan ini masih belum berakhir untuk Bollinger Motors.





