Ducati, merek sepeda motor yang terkenal dengan obsesinya pada kompetisi, tampaknya tak pernah lelah dalam mencari kemenangan. Mulai dari mendominasi di MotoGP hingga World Superbike, hingga masuk ke dunia off-road dan motorcross, Ducati terus berusaha mencapai kesuksesan di berbagai ajang balap. Namun, kali ini fokus kompetitif Ducati muncul dalam konteks yang tak terduga, dengan dua pembalap off-roadnya menjadi bagian penting dalam estafet obor Olimpiade untuk Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026.
Momen ini terasa sangat khusus karena kedua pembalap Ducati terlibat dalam acara tersebut tanpa adanya motor atau mesin, semata-mata melakukan tugas simbolis sebagai pembawa obor melalui perjalanan estafet mereka. Alessandro Lupino memulai estafet di Roma, menjadi salah satu pembawa obor pertama setelah meninggalkan gedung CONI dengan api Olimpiade. Lupino mengungkapkan rasa bangganya atas kesempatan tersebut dan berharap momen tersebut akan menjadi tak terlupakan baginya.
Perjalanan obor kemudian berlanjut melewati Italia dengan jarak yang cukup jauh, melibatkan ribuan pembawa obor termasuk Lupino yang telah meraih prestasi gemilang dalam balap motorcross. Sembilan hari kemudian, giliran Antonio Cairoli, juara dunia sembilan kali yang mengambil alih untuk membawa obor tersebut melewati Sisilia. Cairoli menyatakan kehormatannya atas kesempatan ini dan berharap yang terbaik untuk semua atlet Italia yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin 2026.
Dengan partisipasi aktif dalam estafet obor Olimpiade, Ducati sekali lagi menunjukkan dedikasinya pada kompetisi dan semangat juang yang tinggi. Keterlibatan dua pembalapnya dalam momen bersejarah ini juga memperkuat posisi Ducati sebagai merek yang tak hanya unggul dalam balap, tetapi juga dalam menghadapi tantangan di luar lintasan. Perjalanan obor Olimpiade menjadi simbol kebersamaan dan semangat juang yang kuat bagi Italia, dan kehadiran Ducati dalam momen tersebut turut menambahkan nuansa spesial.





