Kabais TNI, Letjen TNI Yudi Abrimantyo telah menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis setelah kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus diselidiki. Penyerahan jabatan ini sebagai tindakan pertanggungjawaban diumumkan oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. Meskipun ditanya lebih lanjut mengenai penggantian Kabais oleh pejabat lain, Aulia tidak memberikan informasi lebih lanjut. Ini terkait dengan terduga pelaku penyiraman air keras, yaitu empat anggota Bais yang masih dalam proses pemeriksaan. Kasus ini juga membawa dampak pada pembatalan pengangkatan Prajurit Aloysius Dalo yang terbukti palsukan SKCK, padahal dia sudah menjadi tersangka dalam kasus pencabulan.
Jabatan Kabais TNI Andrie Yunus Terdampak Kasus Penyiraman Air Keras





