Wamendikdasmen Kutuk Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15: MPLS Harus Dihentikan

by -79 Views

Wakil Menteri Pendidikan Kecam Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi

Pada hari Senin, 13 Juli 2026, di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, terjadi serangan teror bom yang mengganggu jalannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat mengecam keras tindakan tersebut yang mengancam rasa aman siswa dan tenaga pendidik di lingkungan pendidikan.

Atip Latipulhayat Kutuk Tindakan Teror di Sekolah

Menurut Atip, sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar. Namun, aksi teror bom ini telah merusak keamanan dan ketentraman di lingkungan pendidikan. Atip juga menyerahkan penanganan kasus teror bom ini kepada aparat penegak hukum dan meminta pihak sekolah untuk menghentikan sementara pelaksanaan MPLS sampai kondisi benar-benar aman.

Evakuasi dan Langkah Antisipasi

Pelaksanaan MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terpaksa dibubarkan setelah muncul dugaan ancaman bom melalui pesan pribadi yang diterima oleh seorang guru. Polisi kemudian melakukan evakuasi siswa dan guru sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman tersebut. Kepanikan juga dirasakan oleh orang tua siswa yang khawatir dengan kejadian tersebut.

Kaposek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menyatakan bahwa kegiatan MPLS dihentikan setelah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Ancaman bom ini hanya melalui pesan pribadi dan segera dilaporkan kepada kepolisian setelah diketahui oleh pihak sekolah.

Source link