Aktivitas Gunung Semeru: Gempa Erupsi, Status Siaga Level III

by -163 Views

Aktivitas Gunung Semeru Masih Didominasi Gempa Erupsi

Pada Kamis, 23 Juli 2026, aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, masih didominasi oleh gempa letusan atau erupsi dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan hasil pemantauan petugas, frekuensi gempa erupsi masih tinggi, mencapai puluhan kali setiap harinya.

Detil Aktivitas Gunung Semeru

Data pengamatan Pos Pengamatan Gunung Semeru periode Kamis, 23 Juli, dari pukul 00.00 hingga 06.00 WIB mencatat bahwa gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut mengalami 19 kali gempa letusan atau erupsi. Gempa yang tercatat memiliki amplitudo antara 13 hingga 22 milimeter. Selain gempa letusan, aktivitas kegempaan lainnya juga terpantau, seperti tujuh kali gempa embusan dengan amplitudo antara 3 hingga 6 milimeter.

Laporan Petugas Pos Pengamatan

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, menyatakan bahwa selama periode pengamatan tersebut, Gunung Semeru juga mengalami satu kali gempa harmonik dengan amplitudo 7 mm dan satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 18 mm.

Gempa Letusan Masih Mendominasi Aktivitas

Dominasi gempa letusan juga terlihat pada data pengamatan sehari sebelumnya. Pada Rabu, 22 Juli, Gunung Semeru mencatat 77 kali gempa letusan atau erupsi dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB. Jumlah ini menjadi aktivitas kegempaan yang paling dominan, dengan frekuensi mencapai puluhan kali setiap harinya. Selain gempa erupsi, terdapat enam kali gempa guguran dan 12 kali gempa embusan selama periode tersebut. Selain itu, tercatat juga dua kali gempa harmonik dengan amplitudo 6 hingga 7 mm serta durasi gempa antara 49 hingga 81 detik.

Pada Kamis dini hari, Gunung Semeru mengalami dua kali erupsi, yang pertama terjadi pada pukul 00.29 WIB, dan yang kedua terjadi pada pukul 05.48 WIB. Walau begitu, tinggi kolom abu dari kedua erupsi tersebut tidak dapat diamati.

Source link