Menkeu Purbaya Kunjungi Gus Yahya Sebelum Muktamar NU
Pada Rabu, 22 Juli 2026, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, secara tiba-tiba mengunjungi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya, di Kantor PBNU di Jakarta Pusat. Pertemuan ini terjadi menjelang pelaksanaan Muktamar NU yang dijadwalkan pada bulan Agustus 2026 mendatang.
Investasi dan Dukungan Pemerintah dalam Proyek Pengolahan Sampah
Purbaya menyatakan kunjungannya ke Kantor PBNU adalah untuk bersilaturahmi semata. Gus Yahya sudah menunjukkan minatnya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU melalui Muktamar yang akan datang.
Purbaya dan Gus Yahya membahas potensi kolaborasi antara pemerintah dan ormas, termasuk proyek-proyek dari NU yang dapat didukung pemerintah. Salah satunya adalah proyek pengelolaan sampah menjadi pupuk dan bahan bangunan. Purbaya menyebut bahwa bantuan dana mungkin diperlukan, namun ia ingin mempelajari lebih lanjut tentang ide-ide investasi yang diajukan.
Support dari Pemerintah
Menkeu juga menyampaikan bahwa Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) siap memberikan kredit yang lebih ringan kepada koperasi pengelola tambang yang terkait dengan PBNU. Selain itu, dia juga menyatakan kesenangannya atas perubahan positif yang terjadi di Kantor Pusat PBNU, yang kini terlihat lebih terang dan modern.
Dengan kunjungan tersebut, Purbaya mengutarakan harapannya untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah dan ormas, serta memberikan dukungan yang sesuai untuk proyek-proyek yang memiliki manfaat bagi masyarakat. Kabar baik datang dari Purbaya yang siap bersinergi dengan Gus Yahya dan PBNU dalam menjalankan proyek-proyek yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi banyak orang.





