7 Tips Mengatasi Api yang Mulai Padam

by -84 Views

Bupati Kuningan: Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Terdampak Karhutla

Pada tanggal 10 September 2026, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan bahwa luas kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkirakan mencapai 40 hektare.

Situasi Terkini Penanggulangan Karhutla

Petugas gabungan telah berhasil memadamkan sebagian titik api, namun masih terus melakukan pemantauan dan pendinginan untuk mencegah kemungkinan munculnya kebakaran kembali.

Menurut Dian, sekitar 40 hektare kawasan TNGC telah terbakar. Meskipun demikian, sebagian titik api sudah mulai padam pada siang hari setelah kejadian karhutla itu terdeteksi.

Evaluasi Penanganan Karhutla oleh Bupati Kuningan

Dian secara langsung meninjau lokasi kebakaran hutan untuk memastikan penanganan karhutla dilakukan secara optimal oleh tim gabungan. Ia menuturkan bahwa kebakaran pertama kali terdeteksi di Blok Cileutik pada Senin, 7 September 2026, sebelum api merambat ke beberapa titik lain di kawasan TNGC.

Meskipun sebagian titik api sudah berhasil dipadamkan, Dian menegaskan bahwa kondisi di lapangan masih belum sepenuhnya aman. Beberapa lokasi masih mengeluarkan asap dan dikhawatirkan masih menyimpan bara api yang bisa memicu kebakaran lebih lanjut.

Tantangan dalam Penanganan Karhutla

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyebutkan bahwa petugas menghadapi berbagai kendala, mulai dari medan terjal dan berbatu hingga kendala akses air yang terbatas. Disamping itu, kondisi angin kencang dan vegetasi yang kering akibat kemarau panjang turut mempersulit proses pemadaman karhutla.

Tim gabungan terus berupaya memadamkan sisa-sisa titik api dan melakukan pendinginan hingga larut malam untuk memastikan tidak terjadi kebakaran kembali di kawasan TNGC.

Source link