Kementerian PU Pulihkan Jalan Nasional Terdampak Banjir Solok

by -54 Views

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan peralatan berat untuk membuka kembali ruas jalan nasional yang tertutup material banjir bandang dan longsor di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Penanganan dilakukan setelah luapan Sungai Batang Barus mengganggu akses pada ruas Jalan Lubuk Selasih–Solok.

Banjir bandang terjadi pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa itu berlangsung setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah tersebut. Lokasi terdampak berada di depan Kantor Bupati Kabupaten Solok, Kecamatan Gunung Talang, tepatnya pada ruas Jalan Nasional Batas Kota Solok–Lubuk Selasih (Link N.042) Km 36+600.

Material Menutup Jalan Sepanjang 150 Meter

Lumpur, bebatuan, dan kayu menutupi badan jalan sepanjang sekitar 150 meter. Ketebalan lumpur di sejumlah bagian mencapai 30 hingga 50 sentimeter sehingga lalu lintas sempat tidak dapat melintas di lokasi tersebut.

Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Kementerian PU langsung menjalankan penanganan darurat. Peralatan berat dikerahkan untuk membersihkan material yang menutup badan jalan dan memulihkan akses masyarakat.

Saat ini, satu unit backhoe loader, satu unit wheel loader, satu unit dump truck, dan satu unit excavator telah berada di lokasi. Dua unit excavator lainnya masih dalam proses mobilisasi untuk mempercepat pembersihan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, dirinya meminta jajaran kementerian bergerak bersama pemerintah daerah dan unsur terkait setelah menerima laporan mengenai bencana tersebut. “Begitu menerima laporan, saya minta tim Kementerian PU segera bergerak bersama pemerintah daerah dan unsur terkait. Ekskavator, loader, backhoe loader, dan dump truck telah dikerahkan untuk membersihkan material dan memulihkan akses masyarakat,” kata Dody, Selasa (22/9/2026).

Akses Solok–Padang Sudah Fungsional

Dody menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan di lapangan. Selain mempercepat pembersihan, pekerjaan diarahkan untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap aman bagi masyarakat maupun petugas yang bekerja di lokasi.

“Saat ini, ruas Solok–Padang sudah fungsional dan dapat dilalui. Penanganan masih terus dilakukan untuk membersihkan sisa lumpur dan material di badan jalan agar kondisi akses dapat kembali normal sepenuhnya,” ujarnya.

Pembersihan sisa material menjadi fokus lanjutan karena badan jalan masih terdampak lumpur dan material banjir. Kementerian PU juga memantau infrastruktur di sekitar lokasi untuk mengantisipasi dampak lanjutan selama proses tanggap darurat berlangsung.

Kementerian PU menyatakan keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas dalam seluruh tahapan penanganan. Pemulihan akses dilakukan secara bertahap sambil memastikan kondisi ruas jalan dan infrastruktur di sekitarnya tetap aman untuk digunakan.

Source link