Alasan GM dan BMW Tetap Pilih Baterai EV Cina

by -209 Views

Membawa manufaktur kembali ke Amerika telah menjadi sorotan baru-baru ini, terutama dalam upaya mengurangi ketergantungan AS pada rantai pasokan Cina. Undang-undang Pengurangan Inflasi menjadi pendorong utama di balik langkah ini, dengan fokus pada investasi pada teknologi masa depan, seperti energi bersih, serta mencegah penggunaan baterai Cina. Meskipun demikian, General Motors dan BMW mulai melirik kembali baterai Cina yang lebih murah dengan berakhirnya kredit pajak kendaraan listrik. Hal ini membuat kedua perusahaan merasa lebih masuk akal untuk menginvestasikan kembali pada baterai Cina dalam jangka pendek.

Dalam berita harian Critical Materials, perang harga mobil listrik di Cina juga menjadi sorotan. Pemerintah Cina terlibat dalam intervensi terkait dengan potongan harga besar-besaran yang ditawarkan produsen mobil listrik. Hal ini mengakibatkan penjualan mobil turun meskipun tidak signifikan. Dalam upaya untuk mengatasi persaingan yang tidak sehat, pejabat pemerintah Cina melakukan pertemuan dengan produsen mobil terbesar dalam negeri, mendesak mereka untuk menghentikan praktik diskon yang tidak rasional.

GM dan BMW, dua produsen mobil besar, juga menghadapi tantangan terkait dengan pasokan baterai untuk mobil listrik mereka. Meskipun berencana untuk menggunakan baterai AS, kedua perusahaan kembali bergantung pada keahlian Cina dalam pembuatan baterai. GM diketahui akan membeli baterai LFP dari CATL, produsen baterai terbesar di dunia, untuk Chevy Bolt EV berikutnya. Sementara itu, BMW, melalui pemasok baterai mereka AESC, mengimpor baterai dari pabrik China setelah menghentikan pembangunan pabrik di Amerika karena ketidakpastian kebijakan.

Perdebatan tentang baterai mobil listrik, langsung terkait dengan konsumen dan produsen, menjadi pusat perhatian industri otomotif global. Dengan langkah-langkah strategis untuk memastikan pasokan bahan kunci seperti baterai, industri mobil listrik akan terus berkembang dan menarik bagi konsumen di masa mendatang.

Source link