Awas Awan Tebal dan Petir, Ramalan BMKG untuk Bandung dan Garut

by -169 Views

Pada hari Selasa, 23 September 2025, fenomena awan tebal yang disertai kilatan cahaya di langit Bandung dan Garut, Jawa Barat, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Video dari fenomena tersebut diabadikan menggunakan kamera ponsel dan viral di media sosial. Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, mengonfirmasi bahwa awan tersebut merupakan jenis awan cumulonimbus yang berkembang secara vertikal dan bukan abu vulkanik dari erupsi gunung berapi. Meskipun berpotensi menyebabkan badai petir, hujan deras, dan angin kencang, Teguh menegaskan bahwa ini hanya fenomena meteorologi biasa dan bukan aktivitas gunung berapi.

BMKG juga membantah spekulasi yang mengaitkan fenomena tersebut dengan aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu, Gunung Guntur, Gunung Papandayan, dan Gunung Salak. Aah Anwar Saefuloh dari BPBD Kabupaten Garut menjelaskan bahwa kilatan cahaya dan awan tebal yang terlihat di langit Garut adalah fenomena alamiah dari awan cumulonimbus, bukan disebabkan oleh erupsi gunung api. Dia menegaskan bahwa kondisi Gunung Guntur dan Gunung Papandayan tetap normal tanpa aktivitas erupsi.

Fenomena ini, menurut Aah, terjadi karena ketidakseimbangan muatan listrik di dalam awan badai, yang menghasilkan kilatan cahaya yang dikenal sebagai intra-cloud lightning. Dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak jelas sumbernya dan hanya percaya kepada informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD Kabupaten Garut. Hal ini bertujuan untuk menghindari penyebaran informasi hoaks dan menjaga keamanan serta kesejahteraan masyarakat.

Source link